Cepat Berlalu


Kini batu tersusun rapi
Rindu mengusik sepi
berganti tempat bermimpi
Siang dan malam dalam perut bumi

Sandaran telah rubuh 
Tempat duduk mulai rapuh
Sirna, hilang, lahir ratapan
Tak ada jalan pulang

Detik jam detak detik
Malam bunyi jangkrik
Siang bunyi musik
Windu dasawarsa lewat melirik

Semua berlalu aku beku 
Bibir kelu dalam jejak diam
Tak mungkin menunggu
6 tahun berlalu, 
aku rindu 

Baju yang tak lagi bertuan 
Berpindah tangan
Melambai tangan 
Riang, senang senyum tersipu 
Bertambah rindu...

Waktu cepat berlalu
Padang Nadimpu
Moen, 17 Maret 2018

Posting Komentar

0 Komentar