Mama

 


Mamak (Ibu dalam bahasa Tana Ulu)  adalah seorang buruh tani yang saya dengar dan kenal dari saya lahir (1993) sampai hari ini.


Dia selalu bertani dan menjajakan hasil taninya kadang satu kali dalam seminggu, kadang juga dua kali. Dari situlah saya dapat mengenyam pendidikan sampai dengan S1, 

Bagi beberapa orang anak, Mamak merupakan sosok yang hebat dan do'anya ibarat langit yang menaungi anaknya. lain dari itu, bagi saya Mamak merupakan sosok yang telah nyaman dengan taninya, meskipun suatu waktu ekonomi keluarga sudah lebih dari cukup.


Bukan membandingkan, inilah yang membuat saya bangga. Saat Ibu-ibu lainya tidak terlalu banyak bekerja tapi mamak justeru tidak nyaman kalau tidak aktif bekerja setiap hari.


Diusianya yang kian senja Bukan tak diingatkan agar berhenti bertani tapi mamak bersikukuh akan kenyamanannya bertani. 


Katanya dia pusing kalau dirumah tidak ada sayur dan cabai.😥

Posting Komentar

0 Komentar