By, Haris Munandar
Duhai angin,
Saat dia mengenderai motor dan berjaga semalam suntuk. Aku mohon janganlah engkau ada disana, yang menyebabkan perutnya sakit, pun sakit kepala. Aku tak ingin dan aku masih jauh darinya.
Duhai tanah,
saat dia dikebun membantu ibundanya aku mohon janganlah menempel pada tangan dan kakinya, aku tidak mau ia lelah hanya untuk membersihkannya.
Duhai api,
Saat dia memasak di dapur untuk keluarganya, aku mohon janganlah berulah dan mengenainya walau itu sekali sembur saja, aku tak mau kulitnya kemerah-merahan apalagi melepuh, hingga dia mengeluarkan air mata. sungguh, aku tidak rela
Duhai air,
Saat dia mandi hendak bekerja, janganlah terlalu dingin hingga membuat bibirnya membiru sedang aku menyukainya saat merah merona,
Ranjobatu, Mandailing
07-12-2022
.jpg)
0 Komentar