By: Moenandar
Padanya.
Sore itu, kusebut ia malam
Padanya, Begitu purnama dan gemintang
Dan padanya kulihat terang memikat
Begitu bahagia, istimewa, aku kian terpana
Hening sorak suara
Saat terdengar ia tertawa
Dari balik tirai hitam jendela
Penutup sebahagian indahnya rupa
Duhai maha pencipta
Aku lupa, aku hanya insan biasa
Pada ia yang kusebut malam
Aku terpikat saat berjalan, terikat
Pada tawa dan tampak rupa yang memikat, hakikat.
Pada batinnya aku pucat
Pada segala batin dan hakikat
Yang begitu memukat
Sidimpuan, September 2022

0 Komentar